Mikir sebelum Manjat Di rumah masa kecil aku dulu ada pohon mangga. Lumayan tinggi tapi rantingnya teratur. Jadi bapakku bisa meletakkan papan di antara dahan dan jadi tempat favorit sepulang sekolah. Dari sekedar baca komik sampai tertidur di atas pohon itu sudah kejadian jamak. Termasuk kalau lagi sedih atau ngumpet dari tugas rumah bisa juga nangkring di atas pohon karena nggak ada yang ganggu. Mungkin juga nggak ada yang sadar kalau aku di atas pohon. Setelah dewasa ( enggan pakai kata tua ), ternyata kebiasaan manjat yang sempat hilang puluhan tahun muncul lagi. Tiap lihat pohon langsung gemas seakan manjat itu identik dengan 'menaklukkan' ketinggian. Ditambah lagi uji kelincahan di umur segini (berapa yaaaaa....?) Untuk sebagian orang ( apalagi aku ) memanjat itu mudah! Asik aja sekonyong konyong nyampe atas pohon. Justru masalah timbul biasanya pas mau turun. Bingung, panik sampai gelisah. Hal begini tidak terjadi berkali-kali. Cukup se...